Sunday, October 18, 2009

Program Jasa Lingkungan

Program Jasa Lingkungan

Penyediaan Jasa Lingkungan
Dengan latar belakang tidak memadainya layanan air minum, sanitasi dan layanan pembuangan sampah di perkotaan dan pinggiran kota Indonesia, dan adanya 100.000 anak yang meninggal setiap tahun karena penyakit yang terkait dengan diare, tim Layanan Jasa Lingkungan (SD) bertekad melakukan intervensi yang tepat dan sesuai untuk meningkatkan efisiensi dan cakupan sistem pasokan air, meningkatkan akses ke sanitasi yang lebih baik, mendorong pengembangan sistem sampah padat berbasis masyarakat, dan meningkatkan perubahan perilaku seputar praktek kebersihan dan sanitasi.

PASOKAN AIR
Upaya Indonesia untuk memberikan layanan air yang memuaskan bagi rakyat terjebak pada lingkaran setan, dengan sebagian besar perusahaan air minum daerah tidak dapat meningkatkan pelayanan karena kurangnya investasi dan kerugian finansial yang terus-menerus, dan sebagian besar pelanggan tidak mau membayar lebih banyak untuk air kecuali jika pelayanan yang mereka terima meningkat.

Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM)
Saat ini, kurang dari 40% penduduk perkotaan di Indonesia telah memiliki akses ke air bersih. Hal ini terutama akibat dari lingkaran setan yang melibatkan ketidakefisienan, keapatisan birokratis, dan kurangnya investasi yang mengakibatkan PDAM tidak dapat mendanai investasi untuk meningkatkan dan memperluas akses ke pelayanan. Sementara itu, pelanggan air tidak bersedia membayar lebih untuk air kecuali jika pelayanan telah meningkat. Jadi, pelayanan yang meningkat tidak mungkin tanpa dana yang lebih banyak, sementara uang yang lebih banyak mustahil tanpa pelayanan yang meningkat.

Untuk mengubah PDAM menjadi perusahaan layak kredit yang memberi pelayanan sangat baik kepada masyarakat. Untuk itu, tim SD akan membantu dengan cara-cara berikut:
• Efisiensi Operasional. ESP akan membantu PDAM untuk meningkatkan efisiensi dalam operasi dan manajemennya. Hal ini mencakup upaya mengurangi air tak tertagih, efisiensi energi, sistem tagihan yang lebih baik, dan sebagainya.
• Masalah-masalah Keuangan. ESP secara aktif terlibat dalam mengembangkan mekanisme keuangan alternatif dan lebih baik untuk PDAM, termasuk meningkatkan perolehan kembali biaya secara penuh, kredit mikro untuk sambungan baru dan sebagainya, sehingga PDAM dapat memperluas aksesnya ke air bersih.

No comments:

Post a Comment